Alhamdulillah dengan nikmat Allah yang tidak terhitung....
Cuaca di Perlis sekarang ni memang tidak menentu..kekadang hujan,kekadang panas,kekadang mendung..dan alhamdulillah hari ini Perlis mendung.
Biar apa pun keadaan cuaca yang mendatang nak tak nak kita kena teruskan kehidupan kita, so sama-samalah berdoa moga Allah beri kekuatan dan kesihatan yang sihat untuk kita meneruskan kehidupan kita atas muka bumi ini sebagai seorang hamaba Allah...ameennn.
Jom baca story kat bawah ada something ana nak share dengan pembaca sekalian..^^
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Pada suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali bertanya beberapa soalan kepada anak muridnya:
Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid- muridnya menjawab, “Orang tua, guru, kawan ,dan sahabatnya“.
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “mati”. Sebab, sesuai dengan janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.
[Ali Imran : 185]
Kedua,”Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab, “Negara Cina, bulan, matahari dan bintang-bintang”.
Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan itu adalah benar. Tapi yang paling benar adalah “masa lalu”. Walau dengan cara apa sekalipun kita tidak dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Ketiga, “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab, “Gunung, bumi dan matahari”.
Semua jawaban itu benar, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “hawa-nafsu” [Al-A'raaf :179]. Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Keempat, “Apa yang paling berat di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Besi dan gajah…”
Semua jawaban adalah benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah “
memegang amanah” [Al-Ahzab : 72] Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah [pemimpin] di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak dapat memegang amanahnya.
Kelima, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Kapas, angin, debu dan daun-daunan”.
“Semua itu benar”, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling ringan di dunia ini adalah “meninggalkan sholat”. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan sholat; gara-gara bermasyarakat, kita meninggalkan sholat.
Keenam, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab dengan serentak, “pedang”.
“Benar”, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling tajam adalah “lidah manusia“. Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
So ape pengajaran yang pembaca dapat dari story ni??? Hmmmm tepuk dada tanya diri sendiri k...^^
Selepas tragedi liqo' dengan akhwat2 semalam, suatu perkara telah menjentik hati ana dan ana terasa amat takut dengan sentuhan itu. benda yang telah membuat ana terkesima dan takut ialah perkataan yang KEEMPAT yang mana ana BOLDKAN perkataan itu.
Ya AMANAH...benda yang sangat senang untuk disebut tapi belum pasti untuk melaksanakan sebaiknya..
AMANAH sebagai menjadi seorang anak harapan keluarga
AMANAH sebagai kakak dan adik untuk saling membimbing dan saling mengingati
AMANAH dalam belajar dan.....
AMANAH dalam semua perkara
dan apa yang lebih penting ialah
AMANAH ALLAH YANG PERLU KITA PEGANG....
tanggungjawab,takut bercampur jadi satu. Sungguh amanah yang diberi itu bukan perkara yang perlu kita ambil tidak endah. tapi yakinlah setiap amanah yang diberi itu adalah kerana kita mampu untuk laksanakannya. maka yakinlah dengan Kalam Allah yang mana Dia takkan menguji seseorang itu diluar kemampuannya...
Ps: Ya Allah ikatlah hatiku dengan kekuatan iman,ukhuwah,tarbiyah..moga ku terus tabah dalam mendepani setiap liku2 yang bakal ku tepuh di hadapanku nanti..ameen..